Headlines News :
Home » , , , » Mahasiswa Puncak Jaya mempertanyakan dana pemodokan yang di tahan oleh bendahara Pemkab Puncak Jaya

Mahasiswa Puncak Jaya mempertanyakan dana pemodokan yang di tahan oleh bendahara Pemkab Puncak Jaya

Written By MELANESIA POST on Rabu, 10 September 2014 | Rabu, September 10, 2014

Penulis : Lapendos | Sabtu, 06 September 2014 07:50

Malang, RADARMALANG.COM -- Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa Puncak Jaya (IPMAPUJA) Korwil Kota Studi Se-Malang Raya yang sedang mengenyam pendidikan di Pulau Jawa meminta kepada Pemerintah Daerah Puncak Jaya untuk memperhatikan nasibnya. Sebab, pihaknya menilai Pemda Puncak Jaya semakin tutup mata terhadap sumber daya manusia yang nantinya membangun daerah tersebut.

Hal tersebut disampaikan ketua HIkatan Pelajar Dan Mahasiswa Puncak Jaya (IPMAPUJA) Korwil Kota Studi Se-Malang Raya, Benny Yoman  kepada admin ketika menggelar jumpa pers di sekretariat Puncak Jaya di kota Malang.

Dikatakan Benny, Bupati Puncak Jaya, Drs. Henok Ibo telah mengeluarkan dana pendidikan untuk biaya pemodokan dan tugas akhir studi bagi mahasiswa jenjang D1, s/d S3 di seluruh kota studi dalam negeri maupun di luar negeri periode ini. Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Puncak Jaya telah serahkan kepada bendahara dinas sosial pemkab puncak jaya dan telah dikirim ke masing-masing kota studi melalui kantor pos.

"Namun, ternyata dana pemodokan yang dikirim ke mahasiswa lewat kantor pos TIDAK sesuai dengan keputusan Bupati Kabupaten Puncak Jaya dan dinas terkait. Untuk dana pemodokan di kota studi Malang  sampai detik ini bendahara kabupaten puncak jaya belum ada realisasi separuh danah pemodokan untuk kota studi se-malang raya, 

Ketua BPH IPMAPUJA Korwil Malang, Benny Yoman,  dikatakan saya sudah bolak-balik ke kantor pos pusat kota malang tetapi dana ke-4 mahasiswa tersebut belum juga sampai di pihak kantor pos setempat dan ketika ditanya kepada petugas kantor pos belum ada konfirmasi dari Pemkab Puncak Jaya. Dan akhirnya Ketua IPMAPUJA korwil Malang langsung menghubungi via telepon ke Pemkab Puncak Jaya dan dinas terkait. 

Separuh dana telah dialokasikan semua dana pemodokan  namun separuhnya lagi belum di transfer masih masih di tangan bendahara kabupaten puncak jaya. Kami memita kepada Bendahara Dinas Sosial Pemkab Puncak Jaya yang bersangkutan segera realisasikan dana tersebut kepada mahasiswa, "Saya tidak akan mengalokasikan dana pemodokan separuh yang sudah masuk kepada anggota sebelum bendahara transfer separuh dana yang di tahan, jika belum juga sampai dan belum ada penjelan dari bendahara kami akan turun dan bertemu langsung ke papua untuk mendapat penjelasan langsung kepada dinas terkait demi kesejahtraan anggota saya. ungkapnya." (Benny Yoman/IPMAPUJA)
Share this post :

Posting Komentar