Headlines News :
Home » , » Tujuan Pendidikan di Masa Kini

Tujuan Pendidikan di Masa Kini

Written By MELANESIA POST on Rabu, 13 Mei 2015 | Rabu, Mei 13, 2015

Tujuan Pendidikan di Masa Kini

Tujuan Pendidikan di Masa Kini (Foto: dok. Okezone)
Tujuan Pendidikan di Masa Kini (Foto: dok. Okezone)

IPMAPUJA –  Debat mengenai tujuan pendidikan tidak pernah ada habisnya. Haruskah pemuda menjadi berpendidikan dalam menjadi angkatan kerja, atau haruskah tujuan dari pendidikan lebih fokus pada sosial, akademis, budaya, dan pengembangan intelektual, sehingga siswa dapat tumbuh menjadi masyarakat yang sibuk?

Lebih dari 50 tahun, kecemasan mengenai kompetisi dengan Uni Soviet, Jepang, dan China dalam ekonomi global, militer, serta politik mendapat panggilan secara berkala dan lebih efektif terhadap pengembangan angkatan kerja.

Pengetahuan yang alami, rekayasa lingkungan, dan bagaimana orang hidup di dunia yang kritikal untuk ketiga tujuan pendidikan tersebut. Kunci dari mengidentifikasi pembelajaran perilaku dengan siswa harus terlibat melalui sedikit keseimbangan, praktik yang mengejutkan berlaku di berbagai sekolah, dan menjadi kendaraan bagi tujuan yang lebih banyak.
Melansir Washington Post, Senin (2/3/2015), berikut ini hal-hal yang bertujuan dari pendidikan di abad 21.

1. Fenomena
Di kelas, siswa bisa bertanya mengenai pertanyaan cara hidup dan tumbuh dengan energi. Fokus dari pendidikan dan masalah yang bermakna tidak hanya kemampuan akademis. Hal yang terpenting adalah mengenai hidup, pekerjaan, dan masyarakat.

2. Pengembangan model
Satu kunci dari model ide yakni mengaplikasikannya dalam hidup, pekerjaan, dan masyarakat merupakan masalah yang harus direnungkan. Model ide lainnya, haruslah subjek yang sistematis. Mengetahui apakah model tersebut bisa dibawa pada realita.

3. Merencanakan dan melaksanakan investigasi
Tujuan dari investigasi adalah pengujian, membersihkan atau merancang solusi. Contoh, di kelas biologi, siswa merancang investigasi mengenai kondisi apa yang tepat untuk menghilangkan karbondioksida dari atmosfer.

4. Menganalisis dan menginterpretasi data
Menggunakan matematika dan berpikir komputasi, tes investigasi, atau merancang data harus ditafsir. Siswa belajar untuk merancang solusi.

5. Membangun penjelasan dan terlibat dalam argumen yang terbukti
Tujuan siswa adalah membangun konstruksi logika dalam menjelaskan fenomena yang koheren. Bagaimanapun, angkatan kerja berjalan atau melangkah lebih depan untuk menyatakan argumen yang mendasar, siswa harus praktek dalam membela dan merevisi solusi yang mereka debatkan. Berpikir mengenai kekuatan argumen.

6. Bisa mendapatkan, mengevaluasi, dan mengomunikasikan informasi
Praktik dari ilmu dan teka-teki untuk melihat ke depan, pengetahuan dan solusi serta selalu melihat perbaikan. Sekali lagi, kemampuan terbaik dipelihara untuk kehidupan, pekerjaan dan masyarakat.
Share this post :

Posting Komentar