Headlines News :
Home » » Aparat Brimob Baku Tembak Dengan TPN-OPM Pimpinan RO Di Angkaisera Yapen Papua

Aparat Brimob Baku Tembak Dengan TPN-OPM Pimpinan RO Di Angkaisera Yapen Papua

Written By Ipmapuja Korwilmalangraya on Sabtu, 22 Maret 2014 | Sabtu, Maret 22, 2014


img26052009182191


Aparat Brimob Baku Tembak Dengan TPN-OPM Pimpinan RO Di Angkaisera Yapen Papua

Last modified on 2014-02-28 14:54:49 GMT. 0 comments. Top.

Aksi baku tembak terjadi di Kampung Angkaisera, Kabupaten Yapen. Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes (Pol) Sulistyo Pudjo Hartono membenarkan bahwa tadi siang di sekitar Polsek Angkaisera pada pukul 12.00 waktu Papua, terdengar bunyi tembakan.

“Dari informasi, kelompok dari RO yang lakukan tembakan,” kata Pudjo melalui pesan singkat telepon selulernya , Jumat (28/2).

Masih dari pesan singkat Pudjo, saat terdengar bunyi tembakan, Kapolsek Angkaisera langsung menghubungi Kapolres Yapen via telepon seluler dan melaporkan hal itu.

“Saat laksanakan patroli di daerah Kontinaen, Angkaisera, rombongan Brigade Mobil (Brimob) mendapatkan tembakan dari kelompok pimpinan RO dan Brimob melakukan tembakan balasan, tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 1709 Yapen Waropen, Letkol Inf Dedi Iswanto saat di konfirmasi via telepon selulernya mengatakan jika dirinya tidak bisa memberikan keterangan karena sedang berada di Jayapura.

“Memang ada seperti itu, anggota TNI tidak ada di situ saat kejadian. Tapi sebenarnya saya tidak bisa menjawab itu ya, karena bukan ranah saya,” kata Dedi.

Sebelumnya, dilaporkan oleh seorang warga bahwa situasi di Serui, Kepulauan Yapen cukup mencekam.
“Masyarakat yang berdomisi disekitar 5 kampung di Serui telah mengungsi ke hutan akibat penyisiran brutal oleh aparat gabungan TNI & Polri. Dikabarkan bahwa ada penambahan pasukan TNI/POLRI untuk mau kontak senjata degan TPN OPM.” demikian laporan warga tersebut.

Pelapor juga melaporkan masyarakat semakin takut dan mengalami kelaparan di hutan (tempat pengungsian). Banyak anak-anak putus sekolah.

Share this post :

Posting Komentar