Headlines News :
Home » » Radar Puncak Jaya : Di Kampung Berap, Polisi Dipanah

Radar Puncak Jaya : Di Kampung Berap, Polisi Dipanah

Written By Ipmapuja Korwilmalangraya on Sabtu, 03 Desember 2011 | Sabtu, Desember 03, 2011

RADAR IPMAPUJA News : Di Kampung Berap, Polisi Dipanah

Korban Bripda Ridwan  NapitupuluSementara itu,   Kepala  Bidang  Hubungan Masyarakat  Kepolisian Daerah Papua Komisaris Besar  Polisi  Wachyono juga menegaskan, 2  orang Anggota  Polisi  masing-masing-masing Kanit  Intelkam Polsek  Nimbokrang Bripka Dian Budi Santoso dan   Anggota Intelkam  Polres  Jayapura  Bripda Ridwan  Napitupulu   dianiaya  dan dipanah oleh  15 orang tak dikenal di Kampung Berap,  Distrik Nimbokrang,  Kabupaten Jayapura, Kamis (1/12) pukul 06.00 WIT.  Namun demikian, Bripka Dian Budi Santoso berhasil menyelamatkan diri dalam  kondisi sehat. Sedangkan Bripka Ridwan  Napitupulu mengalami luka parah  di wajah  dan  luka  di pinggang  ditembus panah.  Ia kemudian dilarikan ke  RS  Bhayangkara,  Kotaraja dirawat intentif   dan menjalani operasi untuk mengeluarkan anak panah  yang menusuk  pinggangnya. “Senpi  SSI  1 pucuk kepunyaan  korban Bripka Ridwan   Napitupulu kini  diamankan di Polsek Nimbokrang,” ujarnya. 
Dia  mengatakan, 4 OTK  yang  ditangkap disekitar  TKP kini diperiksa  intensif   di Mapolres  Jayapura di Sentani.
“Kami  telah  menyebar  1  peleton  polisi   melakukan  pengejaran   terhadap pelaku lainnya,” katanya.  Menurut dia,  peristiwa  ini  berawal  ketika duannya  mendapat  informasi dari masyarakat bahwa  terjadi  peristiwa  pengibaran bendera Bintang  Kejora di Kampung Berap.
Keduanya  seketika  itu bergerak ke lokasi menggunakan sepeda motor. Namun  tak  disangka setibanya di lokasi dimaksud  keduanya disambangi  15 orang  sekaligus menodongkan  senjata  tradisional  panah.
Keduanya berupaya menyelamatkan  diri  ke Kali Niru dan  terbawa  arus  sambil berpegangan tangan. Namun lantaran  arus deras  keduanya berpisah.
Bripka Dian Budi Santoso  sempat memegang pohon sagu.  Sedangkan Bripka Ridwan  Napitupulu ditangkap dan dianiaya. Bripka Dian Budi Santoso sempat mendengar suara tembakan sebanyak sekali   dari lokasi Bripka Ridwan  Napitupulu dianiaya.
Kini    Bripka Dian Budi Santoso berhasil menyelamatkan diri dalam  kondisi sehat. Sedangkan Bripka Ridwan  Napitupulu mengalami luka parah  di wajah  dan  luka  di pinggang  ditembus panah.  Ia kemudian dilarikan ke  RS  Bhayangkara,  Kotaraja untuk mendapatkan pengobatan.(mdc/don/l03)
Share this post :

Posting Komentar